Masya Allah, Fenomena Gunung Rinjani Berpayung Awan ? Pertanda Apakah ini?

Siapa diantara Kalian yang tahu tentang Gunung Rinjani? Soalnya guys, kini kabarnya Gunung Rinjani tengah jadi perbincangan dan viral karena Fenomena yang terjadi di atas gunung tersebut. Fenomena apa sih yang terjadi pada Gunung Rinjani? Penasaran gak sih? Karena bentuknya seperti topi menutupi kepala, masyarakat lokal menjulukinya topi awan. Seperti diberitakan sebelumnya, topi awan bukanlah fenomena baru. Hal ini sering terjadi dan pernah terlihat di gunung Semeru, Merapi, Merbabu, Sindoro, dan Sumbing. Dalam dunia astronomi, fenomena seperti ini disebut awan lentikular. Wah unik sekali ya Gunungnya kayak manusia saja bertopi?.

destinasi wisATA Gunung rinjani berpayung awan  lombok timur NTB

Fenomena langka dan tak biasa itu terjadi di atas gunung tersebut terlihat awan putih yang bentuknya yang menyerupai topi. Tentunya hal unik itu tak diliwatkan dan menjadi ajang selfie para warga lho guys? Beruntung sekali ya mereka yang bisa melihat fenomena langka itu guys.

Salah seorang warga yang bernama Rosidin Sembalun Lawang, Lombok Timur, Rabu (17/7/2019) berkata :“Awan putih yang melingkar di puncak gunung kali ini benar-benar sempurna, Lingkaran awan yang ada di atas Rinjani itu berlangsung dari pukul 07.00-09.30 WITA, Ketebalan dan warnanya berganti-ganti”. 

Warga setempat yang bernama Rosidin menjelaskan, fenomena puncak Gunung Rinjani yang "bertopi" sebetulnya sudah sering kali terjadi. Hanya saja, awan yang melingkar di atas puncak Rinjani itu tidak sebundar dan sebesar seperti yang terjadi pada saat ini.

Ia mengungkapkan, meski bukan fenomena yang terjadi pertama kali, banyak warga setempat yang mengaitkan fenomena awan bertopi di atas puncak Rinjani dengan kejadian gempa yang terjadi akhir-akhir ini di daerah itu. Ada pula yang mengaitkan dengan fenomena Gerhana Bulan yang terlihat pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 Wita di wilayah itu. Entah yang mana kebenarannya lebih baik Kita dengarkan dulu penjelasan dari Ahlinya.

Sangkut pautnya dengan fenomena itu bagi warga sekitar Sembalun, kata Rosidin, fenomena puncak Rinjani bertopi unik dan langka itu pertanda akan ada orang yang meninggal. Artinya, orang yang meninggal bukan orang sembarangan atau masyarakat kecil, melainkan pejabat atau tokoh-tokoh penting. Emmm begitu ya guys, ini mitos atau fakta ya?.

"Buat warga Sembalun ini pertanda orang meninggal. Tapi kalau dikaitkan gempa, kami tidak percaya. Karena ini kejadian lumrah, setiap musim kemarau pasti awan seperti ini terjadi. Cumanini mungkin karena lingkarannya lebih besar," ungkap Rosidin.

Sementara itu, keterangan dari Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Mataram, Bapak Agus Rianto mengungkapkan bahwa fenomena puncak Gunung Rinjani tertutup awan yang melingkar seperti "bertopi" tak ada kaitannya dengan pertanda gempa yang terjadi akhir-akhir ini di Nusa Tenggara Barat. Hem kan guys tak ada sangkut pautnya dengan gempa atau gerhana bulan?.

Bapak Agus Rianto menjelaskan bentuk awan seperti topi raksasa dan awan yang melingkari gunung, disebut Awan Lenticular. Umumnya, awan tersebut biasanya ditemukan di dekat bukit atau gunung-gunung, karena terbentuk dari hasil pergerakan angin yang menabrak dinding penghalang besar, seperti pegunungan dan perbukitan, sehingga menimbulkan sebuah pusaran. Sekarang Kamu sudah menemukan jawaban dari kekepoan kalian kan?

Uniknya lagi guys, awan Lenticular yang ada di Gunung Rinjani kelihatan begitu padat, namun hakikatnya tidak demikian. Awan ini terlihat padat karena aliran udara lembab terus menerus mengaliri sang awan dan akan keluar lewat permukaan paling bawah. Akibatnya, bentuk awan Lenticular akan bertahan hingga berjam-jam, bahkan berhari-hari. Wah subhanallah sekali fenomena langka dan unik yang terjadi di Gunung Rinjani.

Untuk dunia penerbangan, awan Lenticular sangat berbahaya lho guys? Mengapa demikian, ingin tahu jawabannya? karena sang awan bisa menyebabkan turbulensi bagi pesawat yang nekat memasuki awan atau hanya terbang di dekat awan Lenticular. Sudah banyak kan ilmu yang kamu dapat tentang Gunung Rinjani bertopi itu, sekarang Kamu tidak akan dengan gampang termakan isu jika fenomena tersebut dikaitkan dengan sesuatu hal.

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Masya Allah, Fenomena Gunung Rinjani Berpayung Awan ? Pertanda Apakah ini?. Berlangganan melalui email sekarang juga:

Bali Attractions

BACA JUGA LAINNYA:

0 Response to "Masya Allah, Fenomena Gunung Rinjani Berpayung Awan ? Pertanda Apakah ini?"

Post a Comment

Bali Attractions