Tidak Perlu Ke Shanghai Cina, Cukup Ke Kampung Ketandan Yogyakarta

Baru-baru ini dunia maya digegerkan oleh postingan seseorang di Instagram mengenai kota Gudeg yaitu Yogyakarta yang di klaim mirip di Shanghai Cina. Eitsssssss jangan baper ya jika belum pernah mengunjungi kota pecinan itu. Padahal loh ya itu hanyalah daerah pecinan yang berlokasi di kawasan Malioboro tepatnya di Jalan A Yani atau sekarang lebih dikenal dengan Jalan Margo Mulyo Kecamatan Gondomanan Yogyakarta.

Kampung Ketandan Yogyakarta

Kota yang terkenal dengan Gudeg itu, ternyata memiliki kawasan pecinan yang mirip dengan di Shanghai Cina. So Anda yang berencana piknik tidak perlu lah jauh-jauh dan mengeluarkan biaya banyak untuk ke luar negeri, cukup dah piknik di Indonesia saja pastinya hanya di kampung Ketandan di Yogyakarta.

Piknik seru dan asyik sekaligus dapat menambah wawasan mengenai budaya bisa Anda dapatkan di kawasan pecinan tersebut. Kampung pecinan itu berlokasi dekat dengan Pasar Beringharjo atau sebelah selatan kantor Gubernur DIY di Kepatihan. Kampung Ketandan yang di klaim mirip Shanghai Cina itu ternyata memiliki usia ratusan tahun sejak Yogyakarta ada loh?

Tampak luar bangunan itu bergaya arsitektur Cina dengan gapura yang berukuran besar yang mana pintunya terbuat dari kayu jati. Di Ketandan Yogyakarta bukan hanya sebuah perkampungan atau rumah warga Cina akan tetapi, mereka juga menjadikannya sebagai tempat usaha mereka.

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) yang digelar tiap tahun saat perayaan Imlek diadakan di Kawasan Pecinan Ketandan. Perayaan tersebut sering diadakan sejak tahun 2005-2019..

Jika Anda berencana piknik atau sekedar singgah ke kota yang terkenal akan makanan Gudegnya itu, cobalah singgah ke kampung Pecinan Ketandan. Untuk sampai kesana sangat mudah tidak perlu khawatir akan tersesat. Di sana terpampang jelas ada gapura besar yang menandakan disitulah Kawasan pecinan Ketandan berada. Gapura tersebut dibuat atas ide Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Perkampungan Pecinan itu ada sejak berdirinya Keraton Yogyakarta. Dimana didirikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I setelah perjanjian Giyanti tahun 1755.

Hampir setiap harinya Kawasan Pecinan Ketandan selalu ramai dengan wisatawan. Dengan gapura Pecinan yang berdiri gagah dan kokoh itu menjadi ciri khas kawasan itu sendiri. 

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Tidak Perlu Ke Shanghai Cina, Cukup Ke Kampung Ketandan Yogyakarta. Berlangganan melalui email sekarang juga:

Bali Attractions

BACA JUGA LAINNYA:

0 Response to "Tidak Perlu Ke Shanghai Cina, Cukup Ke Kampung Ketandan Yogyakarta"

Post a Comment

Bali Attractions