Tempat Wisata Keunikan Sejarah Budaya Budbahasa Istiadat Suku Bugis Berasal Dari Sulawesi Selatan

Keunikan Sejarah budaya susila istiadat Suku Bugis berasal dari Sulawesi Selatan Tempat Wisata Keunikan Sejarah budaya susila istiadat Suku Bugis berasal dari Sulawesi Selatan
Keunikan Sejarah budaya susila istiadat Suku Bugis berasal dari Sulawesi Selatan Keunikan Sejarah budaya susila istiadat Suku Bugis berasal dari Sulawesi Selatan Tempat Wisata Keunikan Sejarah budaya susila istiadat Suku Bugis berasal dari Sulawesi Selatan

Suku Bugis terkenal dengan suku perantau yang tersebar ke beberapa wilayah di Indonesia. Suku Bugis atau to 'Ugi merupakan suku orisinil di tanah Sulawesi khususnya di Sulawesi Selatan.

Suku Bugis yaitu suku yang sangat menjunjung tinggi harga diri dan martabat.


Suku ini sangat menghindari tindakan-tindakan yang menimbulkan turunnya harga diri atau martabat seseorang.

Jika seorang anggota keluarga melaksanakan tindakan yang menciptakan aib keluarga, maka ia akan diusir . Namun, susila ini sudah luntur di zaman kini ini.


Tidak ada lagi keluarga yang tega mengusir anggota keluarganya hanya sebab tidak ingin menanggung aib dan tentunya melanggar hukum. Sedangkan susila aib masih dijunjung oleh masyarakat Bugis kebanyakan. Walaupun tidak seketat dulu, tapi setidaknya masih diingat dan dipatuhi.

Bugis merupakan kelompok etnik dengan wilayah asal Sulawesi Selatan. Penciri utama kelompok etnik ini yaitu bahasa dan adat-istiadat, sehingga pendatang Melayu dan Minangkabau yang merantau ke Sulawesi semenjak kala ke-15 sebagai tenaga manajemen dan pedagang di Kerajaan Gowa dan telah terakulturasi, juga dikategorikan sebagai orang Bugis.


Berdasarkan sensus penduduk Indonesia tahun 2000, populasi orang Bugis sebanyak sekitar enam juta jiwa. Kini orang-orang Bugis menyebar pula di aneka macam provinsi Indonesia, ibarat Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jambi, Riau, dan Kepulauan Riau.


Disamping itu orang-orang Bugis juga banyak ditemukan di Malaysia dan Singapura yang telah beranak pinak dan keturunannya telah menjadi belahan dari negara tersebut.

Karena jiwa perantau dari masyarakat Bugis, maka orang-orang Bugis sangat banyak yang pergi merantau ke mancanegara.

Sejarah Suku bugis

Bugis yaitu suku yang tergolong ke dalam suku-suku Melayu Deutero. Masuk ke Nusantara sehabis gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan. Kata "Bugis" berasal dari kata To Ugi, yang berarti orang Bugis. Penamaan "ugi" merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana, Kabupaten Wajo dikala ini, yaitu La Sattumpugi.


Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya, maka mereka merujuk pada raja mereka. Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau orang-orang atau pengikut dari La Sattumpugi.

La Sattumpugi yaitu ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayah dari Sawerigading. Sawerigading sendiri yaitu suami dari We Cudai dan melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang menciptakan karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio.

Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di Ware) yaitu cerita yang tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis. Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk, Kaili, Gorontalo dan beberapa tradisi lain di Sulawesi ibarat Buton.

Adat Suku Bugis


Upacara perkawinan dalam suku Bugis disebut Mappabotting sementara itu istilah perkawinan dalam suku bugis disebut siala yang mempunyai arti saling mengambil satu sama lain.

Perkawinan yaitu ikatan timbal balik antara dua insan berlainan jenis kelamin untuk menjalin sebuah kekerabatan kekeluargaan. Istilah perkawinan dalam suku Bugis juga sanggup disebut mabinne berarti menanam benih, maksudnya menanam benih dalam kehidupan rumah tangga.


Rumah Adat Suku Bugis

Rumah bugis mempunyai keunikan tersendiri, dibandingkan dengan rumah panggung dari suku yang lain (Sumatera dan Kalimantan). Bentuknya biasanya memanjang ke belakang, dengan pelengkap disamping bangunan utama dan belahan depan (orang bugis menyebutnya lego-lego).

Tiang utama (alliri). Biasanya terdiri dari 4 batang setiap barisnya. Jumlahnya tergantung jumlah ruangan yang akan dibuat. Tetapi pada umumnya, terdiri dari 3/4 baris alliri. Makara totalnya ada 12 batang alliri. Fadongko’, yaitu belahan yang bertugas sebagai penyambung dari alliri di setiap barisnya. Fattoppo, yaitu belahan yang bertugas sebagai pengait paling atas dari alliri paling tengah tiap barisnya. Mengapa orang bugis suka dengan arsitektur rumah yang mempunyai kolong ?

Konon, orang bugis, jauh sebelum Islam masuk ke tanah bugis (tana ugi’), orang bugis mempunyai kepercayaan bahwa alam semesta ini terdiri atas 3 bagian, belahan atas (botting langi), belahan tengah (alang tengnga) dan belahan bawah (paratiwi). Mungkin itulah yang mengilhami orang bugis (terutama yang tinggal di kampong).

Pakaian Adat Suku Bugis

Baju Bodo yaitu pakaian susila suku Bugis dan diperkirakan sebagai salah satu busana tertua di dunia. Perkiraan itu didukung oleh sejarah kain Muslim yang menjadi materi dasar baju bodo. Jenis kain yang dikenal dengan sebutan kain Muslin (Eropa), Maisolos (Yunani Kuno), Masalia (India Timur), atau Ruhm (Arab) pertama kali diperdagangkan di kota Dhaka, Bangladesh. Hal ini merujuk pada catatan seorang pedagang Arab berjulukan Sulaiman pada kala ke-19. Sementara pada tahun 1298, dalam buku yang berjudul “The Travel of Marco Polo”, Marco Polo menggambarkan kalau kain Muslim dibentuk di Mosul (Irak) dan diperdagangkan oleh pedagang yang disebut Musolini.

Namun kain yang ditenun dari pilinan kapas yang dijalin dengan benang katun ini sudah lebih dahulu dikenal oleh masyarakat Sulawesi Selatan, yakni pada pertengahan kala ke-9, jauh sebelum masyarakat Eropa yang gres mengenalnya pada kala ke-17, dan terkenal di Perancis pada kala ke-18. Kain Muslim mempunyai rongga-rongga dan jarak benang-benangnya yang renggang membuatnya terlihat transparan dan cocok digunakan di kawasan tropis dan daerah-daerah yang beriklim panas.

Sesuai dengan namanya “bodo” yang berarti pendek, baju ini memang berlengan pendek. Dahulu Baju Bodo digunakan tanpa baju dalaman sehingga memperlihatkan payudara dan lekuk-lekuk dada pemakainya, dan dipadukan dengan sehelai sarung yang menutupi belahan pinggang ke bawah badan. Namun seiring dengan masuknya imbas Islam di kawasan ini, baju yang tadinya memperlihatkan aurat pun mengalami perubahan.

Busana transparan ini lalu dipasangkan dengan baju dalaman berwarna sama, namun lebih terang. Sedangkan busana belahan bawahnya berupa sarung sutera berwarna senada.

Kesenian Suku Bugis

Kesenian dari suku Bugis yang terkenal yaitu Tari Paduppa Bosara. Tari Padupa Bosara merupakan sebuah tarian yang menerangkan bahwa orang bugis kedatangan atau sanggup dikatakan sebagai tari selamat tiba dari Suku Bugis. Orang Bugis bila kedatangan tamu senantisa menghidangkan bosara sebagai tanda kehormatan.

Peninggalan Suku Bugis

Bissu yaitu pendeta agama Bugis kuno pra-Islam. Bissu dalam kebudayaan Bugis yaitu insan hermafrodit yang mana secara anatomis yaitu laki-laki namun dalam berbusana merupakan kombinasi antara karakteristik laki-laki dan perempuan.

Seorang bissu sanggup membawa Badik (pisau khas Bugis) yang milik laki-laki, namun mengenakan bunga di kepalanya yang bermodel rambut perempuan. Dalam kebudayaan Bugis, dikenal 4 gender plus gender kelima yaitu ‘para-gender’.

Selain laki-laki-pria (oroane) dan perempuan-wanita (makunrai) dikenal pula calalai, secara biologis perempuan namun berperan dan berfungsi sebagai laki-laki. Lalu ada calabai, secara biologis laki-laki namun berperan dan berfungsi sebagai perempuan. Gender kelima yaitu bissu, yang telah dijelaskan sebelumnya.



Demikian Sejarah budaya Suku Bugis dan kebudayaan susila istiadat Suku Bugis Sulawesi Selatan

Sumber https://www.senibudayawisata.com/

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Tempat Wisata Keunikan Sejarah Budaya Budbahasa Istiadat Suku Bugis Berasal Dari Sulawesi Selatan. Berlangganan melalui email sekarang juga:

Bali Attractions

BACA JUGA LAINNYA:

0 Response to "Tempat Wisata Keunikan Sejarah Budaya Budbahasa Istiadat Suku Bugis Berasal Dari Sulawesi Selatan"

Post a Comment

Bali Attractions